Materi Pembelajaran HSI

Materi HSI


Berikut ini materi yang akan di pelajari di HSI Abdullah Roy, in syaa Allah.
Semoga Peserta dapat mengikuti semuanya hingga akhir.

Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir no. 3913)

Sebelum memulai materi, adalah penting untuk mempelajari silsilah berikut :
📗 PENGAGUNGAN TERHADAP ILMU

       •┈┈┈┈•✿🕋✿•┈┈┈┈•

📚 SILABUS/SILSILAH

📕 Silsilah 01
BELAJAR TAUHID
✓  terdiri dari 25 halaqah

📙 Silsilah 02
MENGENAL ALLAH
✓  terdiri dari 10 halaqah

📒 Silsilah 03
MENGENAL RASUL
✓  terdiri dari 7 halaqah

📗 Silsilah 04
MENGENAL AGAMA ISLAM
✓  terdiri dari 8 halaqah

📕 Silsilah 05
BERIMAN KEPADA HARI AKHIR
✓  SI 5.1, 25 halaqah (1 s/d 25)
✓  SI 5.2, 25 halaqah (26 s/d 50)
✓  SI 5.3, 30 halaqah (51 s/d 80)

📘 Silsilah 06
BERIMAN KEPADA MALAIKAT
✓  terdiri dari 25 halaqah

📔 Silsilah 07
BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB
✓  terdiri dari 25 halaqah

📓 Silsilah 08
BERIMAN KEPADA PARA RASUL
✓  terdiri dari 25 halaqah

📘 Silsilah 09
BERIMAN KEPADA TAKDIR
✓  terdiri dari 25 halaqah (1 s/d 25)

📕 Silsilah 10
QAWAIDHUL ARBA’
✓  terdiri dari 25 halaqah

📒 Silsilah 11
NAWAQIDHUL ISLAM
✓  SI 10.1, 25 halaqah (1 s/d 25)
✓  SI 10.2, 25 halaqah (26 s/d 50)

📙 Silsilah 12
SHIRAH NABAWIYYAH
✓  SI 12.1, 25 halaqah (1 s/d 25)
✓  SI 12.2, 25 halaqah (26 s/d 50)


       •┈┈┈┈•✿🕋✿•┈┈┈┈•

👆🏾 Perhatikanlah begitu banyaknya ilmu yang ditawarkan kepada kita, yang belum tentu kita akan mendapatkannya dari grup wa lain yang kebanyakan lebih banyak mudhorot dibanding manfaat.

Ilmu adalah kunci segala kebaikan. Ilmu merupakan sarana untuk menunaikan apa yang Allah wajibkan pada kita. Tak sempurna keimanan dan tak sempurna pula amal kecuali dengan ilmu. Dengan ilmu Allah disembah, dengannya hak Allah ditunaikan, dan dengan ilmu pula agama-Nya disebarkan.

Kebutuhan pada ilmu lebih besar dibandingkan kebutuhan pada makanan dan minuman, sebab kelestarian urusan agama dan dunia bergantung pada ilmu. Imam Ahmad mengatakan, “Manusia lebih memerlukan ilmu daripada makanan dan minuman. Karena makanan dan minuman hanya dibutuhkan dua atau tiga kali sehari, sedangkan ilmu diperlukan di setiap waktu.”

Namun, yang dimaksud dengan kata ilmu di sini adalah ilmu syar’i (ilmu Agama). Yaitu ilmu yang akan menjadikan seorang mukallaf mengetahui kewajibannya berupa masalah-masalah ibadah dan muamalah, juga ilmu tentang Allah dan sifat-sifatNya, hak apa saja yang harus dia tunaikan dalam beribadah kepada-Nya, dan mensucikan-Nya dari berbagai kekurangan” (Fathul Baari, 1/92).